Lompat ke isi utama

Berita

Sebanyak 10 PPPK Bawaslu Kota Banjar Ikuti Kick Off Orientasi PPPK Sekretariat Bawaslu se-Jawa Barat Pada Gelombang 1

Staf PPPK Kota Banjar Mengikuti Kick Off Orientasi PPPK Sekretariat Bawaslu se Jawa Barat Pada Gelombang 1 (8/07/2026)

Staf PPPK Kota Banjar Mengikuti Kick Off Orientasi PPPK Sekretariat Bawaslu se Jawa Barat Pada Gelombang 1 (8/07/2026)

Banjar, 8 Juli 2026 – Sebanyak 10 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kota Banjar mengikuti Kick Off Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan secara serentak mulai 8 hingga 29 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan gelombang pertama orientasi yang diikuti oleh 249 PPPK dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan seluruh Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu dan Pemilihan.

Dari total peserta tersebut, Bawaslu Kota Banjar mengirimkan 10 orang PPPK pada gelombang pertama, sementara 1 orang PPPK lainnya direncanakan akan mengikuti orientasi pada gelombang kedua sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Barat.

Orientasi ini menjadi langkah awal bagi para PPPK untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai integritas, profesionalisme, disiplin, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zacky M. Zam Zam, menegaskan bahwa perubahan status menjadi ASN harus diikuti dengan perubahan pola pikir, sikap, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik yang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kelembagaan Bawaslu. Ia juga mengingatkan seluruh PPPK agar senantiasa menjunjung tinggi etika, meningkatkan kapasitas diri, serta menghindari segala bentuk perilaku yang dapat mencederai integritas institusi.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Widodo Wuryanto, menyampaikan bahwa sekretariat memiliki peran strategis dalam memastikan dukungan administrasi, pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, hukum, serta layanan kelembagaan berjalan secara tertib sehingga pelaksanaan tugas pengawasan dapat berlangsung efektif dan akuntabel. Menurutnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang baik, tetapi juga oleh aparatur yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab.

Melalui orientasi yang berlangsung hingga 29 Juli 2026 ini, para peserta akan memperoleh pembekalan mengenai penguatan kompetensi, disiplin, budaya kerja, serta nilai-nilai dasar ASN sebagai bekal dalam memberikan dukungan kelembagaan yang profesional menjelang tahapan kepemiluan mendatang.

Bawaslu Kota Banjar berharap keikutsertaan para PPPK dalam orientasi ini semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekretariat, sehingga mampu memberikan dukungan kelembagaan yang adaptif, berintegritas, dan akuntabel dalam mewujudkan pengawasan Pemilu yang berkualitas serta menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi.

Yosef Nsym

Tag
bawaslu kota banjar