Lompat ke isi utama

Berita

Gunakan Pendekatan Kultural, Bawaslu Kota Banjar Gandeng Pegiat Seni Perkuat Konsolidasi Demokrasi

ketua bawaslu Kota Banjar Rudi Ilham Ginanjar saat berdiskusi dengan kelompok pegiat seni dan budaya Kota Banjar dalam memperkuat konsolidasi demokrasi

ketua bawaslu Kota Banjar Rudi Ilham Ginanjar saat berdiskusi dengan kelompok pegiat seni dan budaya Kota Banjar dalam memperkuat konsolidasi demokrasi 

Banjar, 4 Mei 2026 — Bawaslu Kota Banjar melaksanakan konsolidasi demokrasi melalui diskusi bersama para pegiat seni dan budaya yang mengangkat tema kolaborasi dan harmonisasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendekatan kultural sebagai bagian dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu, sekaligus mendorong pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Bawaslu menghadirkan ruang bersama yang memadukan nilai-nilai demokrasi dengan ekspresi seni dan budaya lokal. Berbagai helaran seni dan kegiatan kebudayaan di Kota Banjar dinilai memiliki potensi besar sebagai media sosialisasi kepemiluan yang efektif, karena mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan membumi. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman publik terhadap pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga integritas demokrasi.

Ketua Bawaslu Kota Banjar Rudi Ilham Ginanjar menegaskan bahwa pendekatan kultural menjadi salah satu strategi penting dalam membumikan nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat. “Kami melihat seni dan budaya sebagai media yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, pesan-pesan pengawasan partisipatif dapat disampaikan secara lebih humanis, sehingga mudah dipahami dan diterima oleh publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi antara Bawaslu dan komunitas seni budaya diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu. “Demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui pendekatan kultural, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai demokrasi tumbuh dan hidup dalam keseharian masyarakat Kota Banjar,” tutupnya.

Yosef Nsym

Tag
konsolidasi demokrasi