Bawaslu Kota Banjar Dorong Pengelolaan Arsip SPJ yang Efektif dan Efisien Melalui Digitalisasi
|
KOTA BANJAR — Bawaslu Kota Banjar terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola administrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan digitalisasi arsip Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sebagai langkah untuk mewujudkan pengelolaan arsip yang lebih efektif, efisien, tertib, dan mudah diakses.
Gagasan tersebut diangkat dalam kajian demokrasi dan pemilu dengan tema “Penerapan Digitalisasi Arsip SPJ dalam Mewujudkan Pengelolaan Arsip yang Efektif dan Efisien di Bawaslu Kota Banjar”, yang disusun oleh Isnaeni Fauziyah Ambarsari, NIP. 199511192025052002, Pranata Keuangan APBN Terampil Bawaslu Kota Banjar.
Digitalisasi arsip dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan teknologi penyimpanan digital, khususnya Google Drive, dalam pengelolaan arsip SPJ di Bawaslu Kota Banjar. Melalui gagasan kreatif tersebut, pengelolaan arsip diarahkan agar tidak hanya bergantung pada dokumen fisik, tetapi juga memiliki sistem penyimpanan digital yang lebih terstruktur.
Penerapan digitalisasi arsip memiliki sejumlah manfaat, antara lain mempercepat dan mempermudah akses terhadap dokumen, meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi. Selain itu, proses ini turut mendorong peningkatan kompetensi ASN dalam penguasaan teknologi digital, perencanaan kerja, dan kolaborasi tim.
Dalam pelaksanaannya, digitalisasi arsip dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap pertama berupa perencanaan penyusunan sistem penyimpanan arsip digital, mulai dari penyusunan konsep sistem, pembuatan panduan penyimpanan, konsultasi dengan mentor, hingga evaluasi dan penyempurnaan konsep serta panduan.
Selanjutnya dilakukan persiapan teknis dengan mengidentifikasi dokumen yang akan diarsipkan, berdiskusi dengan rekan kerja, menyortir dokumen berdasarkan periode, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti scanner dan Google Drive.
Tahap berikutnya adalah pelaksanaan dan sosialisasi panduan penyimpanan arsip digital. Dokumen fisik yang telah disortir dikumpulkan dan dipindai, kemudian hasil pemindaian disimpan ke dalam Google Drive sesuai dengan panduan yang telah disusun. Sosialisasi kepada rekan kerja juga dilakukan untuk memperoleh umpan balik melalui kuesioner.
Penerapan sistem ini memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Bagi pimpinan dan auditor, keberadaan arsip digital memudahkan akses terhadap dokumen keuangan. Sementara bagi pegawai, sistem tersebut mendukung pelayanan administrasi keuangan yang lebih tertib dan efisien karena data terdokumentasi secara digital serta lebih mudah diperbarui.
Bagi Bawaslu Kota Banjar, digitalisasi arsip membantu pengelolaan dokumen keuangan menjadi lebih cepat, rapi, dan terstruktur. Dokumen keuangan yang sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk fisik kini memiliki salinan digital yang lebih mudah diakses.
Ke depan, digitalisasi arsip akan terus dikembangkan melalui penataan ulang folder arsip digital tahun berjalan agar dokumen LPJ, SPJ, dan laporan keuangan tersimpan sesuai struktur. Selain itu, akan dilakukan digitalisasi lanjutan terhadap dokumen fisik yang telah disortir serta monitoring dan evaluasi secara berkala setiap triwulan untuk menjaga kerapian dan keteraturan arsip digital.
Melalui langkah tersebut, Bawaslu Kota Banjar berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola administrasi yang modern, tertib, efektif, dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan serta akuntabilitas kelembagaan.
Penulis dan Foto: Pramana Madya Mulyana
Editor: Pramana Madya Mulyana