Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Banjar Ajak Pemilih Disabilitas Perkuat Pengawasan Partisipatif pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Kordiv HP2HM Kota Banjar sedang memberikan sosialisasi pengawasan partisipatif pada peringatan hari disabilitas internasional

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2HM) Bawaslu Kota Banjar, Wahidan, sedang menyampaikan sosialisasi mengenai pentingnya pengawasan partisipatif kepada peserta kegiatan. Sosialisasi ini berlangsung dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 tingkat Kota Banjar, yang digelar di Kantor Pendopo Kota Banjar. Wahidan memberikan edukasi kepada komunitas disabilitas tentang peran strategis mereka dalam menjaga integritas pemilu dan mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan selama masa non-tahapan Pemilu

BANJAR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar melalui Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2HM) menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar di Pendopo Wali Kota Banjar, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu untuk memperkuat pengawasan partisipatif yang inklusif menjelang Pemilu 2029 mendatang.

Mengusung tema “Setara, Berkarya, dan Berdaya Tanpa Batas”, acara tersebut menjadi ruang strategis bagi Bawaslu Kota Banjar dalam memberikan sosialisasi terkait pengawasan pemilu kepada komunitas pemilih disabilitas. Tema ini dinilai selaras dengan komitmen Bawaslu untuk memastikan setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang setara dalam berpartisipasi menjaga integritas pemilu.

Dalam pemaparannya, Kordiv HP2HM menegaskan bahwa prinsip kesetaraan dan pemberdayaan merupakan unsur penting dalam menciptakan pemilu yang inklusif. Ia menekankan bahwa keterlibatan penyandang disabilitas bukan hanya terkait aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi juga partisipasi aktif mereka dalam mengawasi seluruh tahapan maupun non-tahapan Pemilu.

“Pemilih disabilitas memiliki peran penting dalam mengawal demokrasi. Semangat setara, berkarya, dan berdaya tanpa batas menjadi pengingat bahwa pengawasan pemilu adalah hak sekaligus ruang kontribusi bagi semua warga, tanpa kecuali,” ujar Kordiv HP2HM.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Banjar mendorong komunitas disabilitas untuk berperan aktif melaporkan indikasi pelanggaran serta memastikan proses pemilu berlangsung jujur, adil, dan aksesibel. Edukasi kepada kelompok rentan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memperluas jangkauan pengawasan partisipatif.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kota Banjar tersebut turut dihadiri organisasi penyandang disabilitas, relawan demokrasi, dan perwakilan pemerintah daerah. Bawaslu Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendekatan partisipatif di berbagai komunitas sebagai langkah pencegahan pelanggaran menuju penyelenggaraan Pemilu 2025 yang inklusif dan setara.

Humas/Ysf

Tag
pengawas partisipatif
hari disabilitas internasional